ISNU Pasuruan Beri Apresiasi, Berikan Beasiswa Kepada Tiga Wisudawan Terbaik UNU Pasuruan

ISNU Pasuruan Beri Apresiasi, Berikan Beasiswa Kepada Tiga Wisudawan Terbaik UNU Pasuruan

Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi prestasi akademik para kader terbaik Nahdlatul Ulama (NU). Komitmen ini diwujudkan dengan memberikan beasiswa kepada tiga wisudawati terbaik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan pada prosesi wisuda sarjana yang digelar pada Sabtu, 29 November 2025.

Acara wisuda sarjana UNU Pasuruan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Kesenian Kota Pasuruan, diikuti oleh sekitar 500 wisudawan dan wisudawati dari sembilan program studi berbeda.

Dari ratusan sarjana yang dilantik, terpilih tiga wisudawati terbaik dari sembilan program studi yang secara istimewa berhak menerima beasiswa dari PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk tahun 2025. Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk nyata dukungan ISNU terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan nahdliyin.

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., menegaskan bahwa pemberian apresiasi ini adalah bagian dari komitmen yang telah dicanangkan sejak awal kepengurusan.

“PC ISNU Kabupaten Pasuruan sejak awal kepengurusan memang sudah berkomitmen untuk memberikan apresiasi terhadap prestasi yang dicapai oleh para sarjana. Sebagai wadah para sarjana NU di Kabupaten Pasuruan, ISNU berkomitmen untuk terus mensupport berbagai macam prestasi, baik akademik maupun non-akademik, dari para sarjana NU,” ujar Dr. Ahmad Adip Muhdi.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sarjana NU di Kabupaten Pasuruan untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

Refleksi Harlah ke-26 ISNU: ISNU Pasuruan Berharap Eksistensi Organisasi Lebih Maksimal

Refleksi Harlah ke-26 ISNU: ISNU Pasuruan Berharap Eksistensi Organisasi Lebih Maksimal

Hari ini, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) genap berusia 26 tahun. Bertepatan dengan peringatan hari lahir organisasi yang dideklarasikan pada 19 November 1999 di Surabaya ini, Pimpinan Cabang (PC) ISNU Kabupaten Pasuruan turut memeriahkan dengan menghadiri tasyakuran yang diselenggarakan di Kantor PW ISNU Jatim di Surabaya.

Menyambut momen spesial ini, Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., menyampaikan sejumlah harapan strategis terkait program-program organisasi di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Dr. Adip Muhdi menyoroti perlunya peningkatan kiprah dan eksistensi ISNU secara maksimal di semua tingkatan, khususnya di Kabupaten Pasuruan. Harapan ini didasari oleh refleksi kritis terhadap perjalanan organisasi selama kurang lebih dua dekade.

“Selama kurun waktu kurang lebih dua dekade ini, eksistensi ISNU secara kelembagaan dinilai banyak pihak kurang eksis di komunitasnya. Secara keseluruhan, baik di tingkat Pusat, Wilayah, maupun Cabang, ISNU dikritik sebagai organisasi yang kurang berdaya,” ujar Dr. Adip Muhdi.

Ia mengakui bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ISNU memang unggul, namun potensi ini dinilai kurang berdampak pada dinamika organisasi secara nyata. Meskipun terdapat beberapa pengecualian, jumlahnya masih minoritas.

Kondisi ini terasa semakin berat di tingkat kecamatan (Pimpinan Anak Cabang/PAC), di mana daya juang organisasi dinilai lebih tidak berdaya. “Sulit mencari sarjana yang mau menjadi pengurus ISNU di tingkat PAC,” tambahnya.

Oleh karena itu, momen Harlah ke-26 ini menjadi panggilan untuk melakukan refleksi kontemplatif total. PC ISNU Kabupaten Pasuruan berharap momentum ini dapat menjadi titik balik untuk merumuskan langkah strategis agar potensi intelektual para sarjana NU dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang berdampak luas bagi masyarakat dan kemajuan organisasi.

“Kami berharap, di usia ke-26 ini, ISNU bisa berkiprah lebih maksimal. Sudah saatnya potensi keilmuan yang kita miliki memberikan dampak signifikan. PC ISNU Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan eksistensi dan daya juang organisasi, dimulai dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat kecamatan,” pungkasnya.

PC ISNU Kabupaten Pasuruan ikut memeriahkan peringatan Harlah ke-26 ISNU yang diadakan hari ini, Rabu, 19 November 2025, pukul 15.30 – 17.00 WIB, di Kantor PW ISNU Jatim, Jl. Taman Gayungsari Barat I/19 Surabaya, sebagaimana tertera pada poster tasyakuran yang diikuti.

Dari Kelas ke Buku: 70 Guru Pasuruan Siap Lahirkan Karya Bersama ISNU dan Insan Mulia Publishing

Dari Kelas ke Buku: 70 Guru Pasuruan Siap Lahirkan Karya Bersama ISNU dan Insan Mulia Publishing

Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Assholach Kejeron Gondangwetan serta Insan Mulia Publishing sukses menggelar Workshop Menulis Buku bagi Guru dan Dosen se-Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini berlangsung di Aula KH. Zainuddin, Pondok Pesantren Assholach, Sabtu (1/11).

Acara dibuka dengan sambutan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, yang menekankan pentingnya membangun tradisi literasi di kalangan pendidik.

“Guru adalah penjaga peradaban ilmu. Dengan menulis, mereka tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga meninggalkan jejak keilmuan yang abadi,” ujar Dr. Ahmad Adip dalam sambutannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan hangat dari KH. Luthfil Hakim, M.Pd., Pengasuh Pondok Pesantren Assholach. Beliau menegaskan bahwa dunia pesantren dan akademisi harus bersinergi dalam gerakan literasi, karena menulis merupakan bagian dari jihad intelektual.

Sesi inti workshop diisi oleh Dr. Irsyadur Rofiq, Wakil Sekretaris PC ISNU Kabupaten Pasuruan sekaligus Direktur Insan Mulia Publishing, dengan materi bertema “Menulis dan Menerbitkan Buku Itu Mudah”.

Dalam penyampaiannya, beliau menguraikan empat tahapan penting dalam proses penulisan buku, mulai dari persiapan naskah, proses penulisan, revisi dan penyuntingan, hingga penerbitan.

“Menulis tidak harus menunggu sempurna. Tulis sedikit tapi rutin, karena konsistensi lebih penting daripada inspirasi sesaat,” ujar Dr. Irsyadur, menyemangati para peserta.

Beliau juga menambahkan,

“Setiap guru memiliki cerita dan pengalaman berharga. Jadikan itu bahan bakar untuk menulis buku ajar yang lahir dari kelas, dari realitas, dan dari hati.”

Workshop ini diharapkan dapat mencetak 70 judul buku karya guru dari berbagai jenjang — mulai dari RA, MI, MTs hingga MA — yang nantinya akan diterbitkan melalui pendampingan Insan Mulia Publishing.

Menurut Dr. Irsyadur, hasil workshop ini akan menjadi bukti nyata bahwa guru-guru Pasuruan mampu melahirkan karya ilmiah dan buku ajar yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi.

“Menulis buku ajar bukan sekadar berbagi ilmu, tetapi juga menanam nilai dan cinta dalam setiap halaman. Tulisan guru adalah jejak ilmu yang abadi,” tutupnya.

ISNU Pasuruan Proaktif Jalin Kolaborasi Lintas Daerah dalam TURBA ISNU Jatim

ISNU Pasuruan Proaktif Jalin Kolaborasi Lintas Daerah dalam TURBA ISNU Jatim


Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan menunjukkan langkah proaktif dalam memperkuat jaringan dan potensi kerjasama antar wilayah. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pengurus inti PC ISNU Kabupaten Pasuruan dalam acara Turun ke Bawah (TURBA) yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah (PW) ISNU Jawa Timur (Jatim) di kantor PCNU Kota Pasuruan pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Kehadiran PC ISNU Kabupaten Pasuruan yang diwakili oleh ketua, sekretaris, bendahara, serta beberapa pengurus harian ini merupakan respons positif terhadap undangan PW ISNU Jatim. Lebih dari sekadar menghadiri, momen ini dimanfaatkan secara strategis oleh PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk menjajaki peluang kolaborasi yang lebih luas dengan PC ISNU dari wilayah Malang Raya.

Wilayah Malang Raya sendiri dalam konteks ini mencakup beberapa PC ISNU dari berbagai tingkatan administrasi dan lingkup pendidikan. Selain tuan rumah PC ISNU Kota Pasuruan dan PC ISNU Kabupaten Pasuruan, turut hadir pula perwakilan dari PC ISNU Kota Malang, PC ISNU Kabupaten Malang, PC ISNU Kota Blitar, PC ISNU Kabupaten Blitar, PC ISNU Kabupaten Lumajang, serta dua PC Khusus dari perguruan tinggi ternama di Malang, yaitu Universitas Brawijaya dan Universitas Islam Malang (UNISMA).

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, mengungkapkan bahwa partisipasi aktif dalam TURBA ini memiliki agenda ganda yang sama-sama penting. Selain untuk meningkatkan koordinasi yang solid antar pengurus cabang di wilayah yang berdekatan, forum ini juga menjadi platform yang tepat bagi PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk mempresentasikan berbagai program dan capaian kinerja organisasi kepada para kolega dari daerah lain.

“Dalam acara tersebut sekaligus kita manfaatkan untuk mensosialisasikan kinerja PC ISNU Kabupaten Pasuruan di hadapan para pengurus PC ISNU Kabupaten dan Kota yang lain,” ujar Dr. Ahmad Adip Muhdi, menegaskan komitmen untuk berbagi pengalaman dan membangun sinergi yang konstruktif.

Senada dengan ketua, Sekretaris PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Sofiyulloh, turut menyampaikan bahwa berbagai informasi terkait kinerja dan program unggulan PC ISNU Kabupaten Pasuruan telah terdokumentasi dan dapat diakses secara luas melalui berbagai platform digital. Langkah ini menunjukkan transparansi dan keterbukaan organisasi dalam menyampaikan informasi kepada publik dan para pemangku kepentingan.

“Kinerja PC ISNU Kabupaten Pasuruan sudah terpublikasi di website PC ISNU Kabupaten Pasuruan, website PCNU Kab Pasuruan, website PWNU Jatim dan yang lainnya,” terang Sofiyulloh, menggarisbawahi pemanfaatan media digital sebagai sarana efektif untuk diseminasi informasi.

Inisiatif PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk aktif menjalin komunikasi dan membuka peluang kerjasama dengan PC ISNU se-Malang Raya ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi pengembangan organisasi di tingkat cabang. Kolaborasi lintas daerah diyakini akan memperkaya ide, memperkuat program, dan pada akhirnya meningkatkan kontribusi ISNU bagi Nahdlatul Ulama, umat, dan bangsa secara keseluruhan.

TURBA ISNU Jatim di Pasuruan ini menjadi momentum penting yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar pengurus, tetapi juga membuka cakrawala kerjasama yang lebih luas. Semangat proaktif yang ditunjukkan oleh PC ISNU Kabupaten Pasuruan patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi PC ISNU di daerah lain untuk terus bergerak maju dan membangun sinergi yang kuat.

Eratkan Silaturahmi, ISNU Kab. Pasuruan Bahas Program Pemberdayaan hingga Penerbitan E-Jurnal

Eratkan Silaturahmi, ISNU Kab. Pasuruan Bahas Program Pemberdayaan hingga Penerbitan E-Jurnal

Suasana penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bihalal yang digelar oleh pengurus cabang dan pengurus anak cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) se-Pasuruan Raya pada Jumat pagi di kediaman Dr. Ahmad Adip di Wonojati, Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus sekaligus merumuskan program-program strategis ke depan.

Acara yang ditandai dengan pemotongan dua tumpeng sebagai simbol keberkahan organisasi ini juga diisi dengan pemberian sarung kepada anggota ISNU yang rencananya akan digunakan sebagai seragam dan untuk sholat berjamaah. Di tengah kesibukan masing-masing, para sarjana dari berbagai disiplin ilmu ini tampak antusias memadukan visi dan misi ISNU.

Berbagai usulan program muncul dalam forum tersebut. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pentingnya ISNU memberikan edukasi kewirausahaan agar para sarjana NU dapat lebih berdaya secara ekonomi. Selain itu, ide untuk menulis buku dan menerbitkan jurnal elektronik (e-jurnal) juga mendapat sambutan positif sebagai upaya untuk meningkatkan literasi dan publikasi ilmiah di kalangan ISNU.

Untuk merealisasikan program-program ambisius tersebut, kerja sama dengan pihak ketiga menjadi salah satu fokus pembahasan. Potensi sinergi dengan perusahaan pengalengan ikan di wilayah Pasuruan dinilai strategis, terutama dalam hal dukungan logistik dan distribusi produk yang mungkin dihasilkan dari program kewirausahaan.

Ketua ISNU Pasuruan Raya, Gus Ahmad Adip, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, seraya memohon maaf lahir dan batin. Beliau juga menggarisbawahi tiga makna penting Halal Bihalal bagi ISNU. Pertama, sebagai warisan budaya luhur ulama Nusantara yang harus dijaga dan dilestarikan karena nilai religi dan sosialnya.

Kedua, sebagai wadah koordinasi, sinkronisasi, dan konsolidasi internal pengurus untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ketiga, sebagai momentum untuk mengembangkan aspek sosial melalui tradisi memberi dan berbagi.

Dalam kesempatan tersebut, tiga program jangka pendek juga disepakati untuk segera direalisasikan, yaitu: Menjalin silaturahmi dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan melalui audiensi dengan Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Memperkuat soliditas internal pengurus ISNU melalui kegiatan Turun ke Bawah (TURBA) ke seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) ISNU se-Kabupaten Pasuruan. Mengeksplorasi potensi kerja sama dengan pihak eksternal atau organisasi lain untuk menyelenggarakan kegiatan yang produktif dan memberikan dampak positif jangka panjang.

Acara Halal Bihalal ini diharapkan menjadi momentum awal yang baik bagi ISNU Pasuruan Raya untuk terus bergerak maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.