Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan memantapkan khidmat di organisasi, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengirimkan 7 delegasi terbaik untuk mengikuti Madrasah Kader (MK) ISNU I tingkat Jawa Timur. Kegiatan strategis yang bertema “Mencetak Kader Intelektual, Berakhlak Mulia, dan Berkhidmah untuk Umat & Bangsa” ini dipusatkan di Kampus UNISDA, Lamongan, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Keikutsertaan delegasi dari Pasuruan ini menjadi langkah nyata PC ISNU Kabupaten Pasuruan dalam merespons tantangan zaman serta membangun kader yang berkualitas untuk masa depan NU. Sebagaimana ditegaskan dalam agenda kegiatan, “Ilmu tanpa amal adalah sia-sia, amal tanpa ilmu adalah kegelapan.”

Rombongan delegasi PC ISNU Kabupaten Pasuruan terdiri dari:

  1. Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I. (Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan)
  2. Ahmad Syahrandi
  3. Syamsul Arifin
  4. H. Choiron
  5. Siswantoro
  6. Sugiarto
  7. Syahara Inda Wahdah

Sejak tiba di UNISDA Lamongan, para peserta mengikuti rangkaian acara yang padat dan terstruktur sesuai jadwal yang telah ditentukan

Sesi Intelektualitas: Diawali dengan pengarahan oleh Pimpinan Pusat (PP) ISNU, H. Wardi Taufik, S.Ag., M.Si., yang menekankan pentingnya peran sarjana NU di era global.

Pendalaman Materi: Peserta mengikuti dua materi pokok, yakni “Dasar Pemikiran dan Pengantar MK ISNU” oleh narasumber H. Wardi Taufik, S.Ag., M.Si., serta “Pengembangan SDM ISNU: Problematika Kaderisasi NU” oleh Prof. H. M. Mas’ud Said, MM., Ph.D.

Keynote Speech: Mengangkat tema diplomasi kemanusiaan dan moderasi Islam yang disampaikan oleh Prof. Dr. Farid F. Saenong, M.A., Ph.D.

Kehadiran delegasi dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi pengurus di Pasuruan. Semangat untuk terus berproses dan belajar ini adalah ciri khas santri yang tak pernah berhenti menuntut ilmu, sejalan dengan doa Rabbi zidni ‘ilman.

Melalui Madrasah Kader ini, ISNU Jawa Timur berkomitmen penuh untuk terus mencetak sarjana yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan siap berkhidmah untuk Islam, NU, dan Indonesia. Semoga langkah ini menjadi awal perubahan besar bagi ISNU, khususnya di Kabupaten Pasuruan, dalam memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Bagikan artikel ini ke :