Konsisten Apresiasi Lulusan Berprestasi, PC ISNU Pasuruan Serahkan Penghargaan Wisudawan Terbaik di Wisuda Ke-23 Universitas Yudharta

Konsisten Apresiasi Lulusan Berprestasi, PC ISNU Pasuruan Serahkan Penghargaan Wisudawan Terbaik di Wisuda Ke-23 Universitas Yudharta

Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengawal kualitas sumber daya manusia serta merawat tradisi keilmuan di wilayah Pasuruan.

Hadir dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Ke-23 Universitas Yudharta Pasuruan, Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., menyerahkan secara langsung hadiah dan piagam penghargaan kepada wisudawati terbaik program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) Multikultural, Wiwit Indrayani.

Pemberian penghargaan kepada wisudawan-wisudawati terbaik dari Perguruan Tinggi yang berafiliasi dengan PCNU Kabupaten Pasuruan ini merupakan salah satu program unggulan PC ISNU yang telah berjalan konsisten selama hampir sepuluh tahun.

Momen wisuda kali ini terasa kian istimewa karena besaran nilai apresiasi dari PC ISNU mengalami kenaikan, yang semula Rp1,5 juta kini menjadi Rp2 juta. Peningkatan nominal ini diberikan sebagai bentuk penghargaan nyata atas kesungguhan para mahasiswa yang telah berjuang menuntaskan studinya.

“Pemberian reward ini tidak lain untuk menambah kebahagiaan para lulusan yang telah belajar sungguh-sungguh selama beberapa tahun terakhir. Di samping itu, langkah ini diharapkan bisa memantik pihak lain, baik dari internal kampus maupun pihak eksternal, agar ikut memberikan apresiasi yang layak. Dengan begitu, atmosfer kompetisi positif di kalangan mahasiswa untuk meraih prestasi gemilang dapat terus tumbuh,” papar Dr. Ahmad Adip Muhdi.

Langkah konsisten PC ISNU Kabupaten Pasuruan tersebut mendapat sambutan hangat dari jajaran pimpinan civitas akademika dan pengasuh pesantren. Rektor Universitas Yudharta Pasuruan, Dr. KH. Kholid Murtadlo, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas perhatian serta kontribusi nyata PC ISNU dalam mensukseskan helatan wisuda ke-23 ini.

Dukungan serupa turut disampaikan oleh Pembina Yayasan Darut Taqwa sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah, KH. Sholeh Bahrudin. Beliau mengapresiasi sinergi yang terus terjalin erat antara PC ISNU dengan perguruan tinggi dalam memotivasi lahirnya sarjana-sarjana Nahdliyin yang unggul, berdaya saing, serta siap mengabdi untuk masyarakat dan banom-banom Nahdlatul Ulama.

Gelar Workshop Menulis untuk Guru dan Dosen, ISNU Pasuruan Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama Nusantara

Gelar Workshop Menulis untuk Guru dan Dosen, ISNU Pasuruan Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama Nusantara

Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan sukses menggelar Workshop Menulis Buku yang ditujukan bagi para guru dan dosen muda di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan PC ISNU ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga akan ditindaklanjuti dengan agenda launching serta bedah buku hasil karya para peserta.

Peserta kegiatan ini mencakup para guru yang aktif di kepengurusan PAC ISNU dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Selain itu, workshop ini juga dirancang untuk memperluas wawasan para dosen muda dari pelbagai perguruan tinggi di Kabupaten Pasuruan yang selama ini menjalin kerja sama erat dengan PC ISNU.

Apresiasi tinggi datang dari pihak Universitas Islam Internasional (UII) Dalwa Bangil. Mewakili Rektor UII Dalwa, Dr. Fauzi Hamzah menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif PC ISNU Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, budaya menulis buku merupakan bagian dari tradisi luhur para ulama Nusantara yang harus terus dirawat sebagai sarana penyebaran ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan dosen yang berpartisipasi aktif. Ia juga memberikan penghargaan kepada tim Insani Mulia Publishing (IMP) yang telah mendampingi serta membagikan pengalaman teknis seputar dunia penerbitan buku.

Suasana kegiatan semakin berbobot dengan hadirnya sejumlah tokoh penting. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin serta Ketua PW ISNU Jawa Timur Prof. Afif Hasbullah tampak hadir memberikan arahan dan motivasi langsung kepada seluruh peserta.

Melalui pelatihan ini, PC ISNU Kabupaten Pasuruan berharap dapat terus mendorong lahirnya karya-karya literasi baru dari kalangan akademisi dan pendidik Nahdliyin di Kabupaten Pasuruan.

Matangkan Workshop Hingga Bahas Konfercab, Rakor PC ISNU Kabupaten Pasuruan Berlangsung Istimewa

Matangkan Workshop Hingga Bahas Konfercab, Rakor PC ISNU Kabupaten Pasuruan Berlangsung Istimewa

Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Lesehan Bu Anis, Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, pada Jumat (2/10/2026) siang. Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pengurus harian PC ISNU serta para Ketua PAC ISNU se-Kabupaten Pasuruan.

Rakor kali ini terasa sangat istimewa karena mengusung tiga momentum penting. Hal pertama adalah tasyakuran khidmat periode kedua. Menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan kepengurusan PC ISNU Kabupaten Pasuruan periode 2022–2026 yang kini telah memasuki penghujung masa bakti.

Hal kedua yang dibahas dalam rakor ialah apresiasi loyalitas pengurus, merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan khidmat para pengurus yang telah mengabdi selama dua periode (kurang lebih 10 tahun) di Nahdlatul Ulama melalui wadah ISNU.

Terakhir penjaringan aspirasi menjadikan sarana untuk memfasilitasi pandangan dan gagasan pengurus demi kemajuan kepengurusan PC ISNU Kabupaten Pasuruan periode berikutnya (2027–2031).

Selain sebagai ajang silaturahmi, Rakor ini difokuskan untuk mematangkan persiapan agenda terdekat, yaitu Workshop Penulisan Buku untuk Guru dan Dosen. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober 2026 mendatang di Hotel Dalwa, Bangil.

Workshop ini ditujukan bagi para guru dan dosen di lingkungan Pondok Pesantren Dalwa Bangil, dengan menghadirkan narasumber dari tim Insani Mulia Publishing yang juga merupakan bagian dari pengurus PC ISNU Kabupaten Pasuruan.

Di samping persiapan workshop, pembahasan yang tak kalah menarik dalam rakor ini adalah rencana penyelenggaraan Konferensi Cabang (Konfercab) PC ISNU Kabupaten Pasuruan yang ditargetkan terlaksana pada akhir tahun 2026. Agenda utama Konfercab tersebut adalah suksesi kepemimpinan dan pergantian pengurus.

Dalam dinamika rapat, mayoritas pengurus—baik di tingkat PC maupun PAC—secara terbuka menyampaikan aspirasi agar Dr. Ahmad Adip Muhdi kembali melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan pada periode mendatang, didampingi oleh jajaran pengurus aktif saat ini.

Kunjungi Arena Muktamar di Jombang, PC ISNU Pasuruan Konsolidasi Strategis dan Ziarah Pendiri NU

Kunjungi Arena Muktamar di Jombang, PC ISNU Pasuruan Konsolidasi Strategis dan Ziarah Pendiri NU

Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan melakukan kunjungan langsung ke arena Muktamar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang pada Ahad, 30 Agustus 2026. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., bersama jajaran pengurus.

Agenda pertama diawali dengan mendatangi Posko ISNU Jawa Timur yang berlokasi di area sekitar perhelatan muktamar. Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi serta melihat dari dekat partisipasi sarjana NU selama tiga hari pelaksanaan forum tertinggi organisasi tersebut.

“Kami mengapresiasi partisipasi maksimal ISNU Jatim. Selama tiga hari muktamar, berbagai forum strategis mulai dari talkshow, seminar, pameran inovasi, hingga bazar UMKM sukses digelar untuk mendorong penguatan SDM warga Nahdliyin secara berkelanjutan,” ujar Dr. Ahmad Adip Muhdi.

Perjalanan dilanjutkan ke Posko PCNU Kabupaten Pasuruan yang berada di kawasan Tambakberas, tidak jauh dari komplek makam pahlawan nasional sekaligus Pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah. Di posko ini, jajaran ISNU Pasuruan berdialog interaktif guna menyerap informasi terkini mengenai dinamika sidang-sidang muktamar.

Dinamika terkait mekanisme kepemimpinan menjadi perhatian utama para muktamirin. Pada hari ketiga pelaksanaan muktamar, telah dicapai kesepakatan krusial mengenai pembentukan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagai lembaga permanen. AHWA nantinya bertugas memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dengan menyerap aspirasi dari PWNU dan PCNU se-Indonesia.

Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan menyampaikan harapannya agar kepemimpinan PBNU mendatang benar-benar mencerminkan nilai-nilai Qanun Asasi NU.

“Kami berharap muktamar ini menghasilkan duet Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang serasi dan saling melengkapi. Idealnya, salah satu figur lebih senior dibanding yang lain, baik dari keilmuan maupun rekam jejak pengkaderan—sebagaimana kepemimpinan KH Achmad Siddiq dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada era 1990-an,” tegasnya.

Rangkaian kunjungan ditutup secara khidmat dengan melakukan ziarah dan doa bersama di makam KH Abdul Wahab Chasbullah, memohon keberkahan agar perhelatan Muktamar NU berjalan lancar dan membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa.

Tingkatkan SDM Pengurus, ISNU Pasuruan Kirim 7 Delegasi ke Madrasah Kader ISNU Jatim di Lamongan

Tingkatkan SDM Pengurus, ISNU Pasuruan Kirim 7 Delegasi ke Madrasah Kader ISNU Jatim di Lamongan

Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan memantapkan khidmat di organisasi, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengirimkan 7 delegasi terbaik untuk mengikuti Madrasah Kader (MK) ISNU I tingkat Jawa Timur. Kegiatan strategis yang bertema “Mencetak Kader Intelektual, Berakhlak Mulia, dan Berkhidmah untuk Umat & Bangsa” ini dipusatkan di Kampus UNISDA, Lamongan, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Keikutsertaan delegasi dari Pasuruan ini menjadi langkah nyata PC ISNU Kabupaten Pasuruan dalam merespons tantangan zaman serta membangun kader yang berkualitas untuk masa depan NU. Sebagaimana ditegaskan dalam agenda kegiatan, “Ilmu tanpa amal adalah sia-sia, amal tanpa ilmu adalah kegelapan.”

Rombongan delegasi PC ISNU Kabupaten Pasuruan terdiri dari:

  1. Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I. (Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan)
  2. Ahmad Syahrandi
  3. Syamsul Arifin
  4. H. Choiron
  5. Siswantoro
  6. Sugiarto
  7. Syahara Inda Wahdah

Sejak tiba di UNISDA Lamongan, para peserta mengikuti rangkaian acara yang padat dan terstruktur sesuai jadwal yang telah ditentukan

Sesi Intelektualitas: Diawali dengan pengarahan oleh Pimpinan Pusat (PP) ISNU, H. Wardi Taufik, S.Ag., M.Si., yang menekankan pentingnya peran sarjana NU di era global.

Pendalaman Materi: Peserta mengikuti dua materi pokok, yakni “Dasar Pemikiran dan Pengantar MK ISNU” oleh narasumber H. Wardi Taufik, S.Ag., M.Si., serta “Pengembangan SDM ISNU: Problematika Kaderisasi NU” oleh Prof. H. M. Mas’ud Said, MM., Ph.D.

Keynote Speech: Mengangkat tema diplomasi kemanusiaan dan moderasi Islam yang disampaikan oleh Prof. Dr. Farid F. Saenong, M.A., Ph.D.

Kehadiran delegasi dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi pengurus di Pasuruan. Semangat untuk terus berproses dan belajar ini adalah ciri khas santri yang tak pernah berhenti menuntut ilmu, sejalan dengan doa Rabbi zidni ‘ilman.

Melalui Madrasah Kader ini, ISNU Jawa Timur berkomitmen penuh untuk terus mencetak sarjana yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan siap berkhidmah untuk Islam, NU, dan Indonesia. Semoga langkah ini menjadi awal perubahan besar bagi ISNU, khususnya di Kabupaten Pasuruan, dalam memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.