Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur menyelenggarakan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) III sekaligus Halalbihalal di Hotel Leedon & Suites, Surabaya, Sabtu (18/04). Acara ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah gerak organisasi serta memperkuat sinergi antar-pengurus di tingkat wilayah maupun cabang se-Jawa Timur.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Pusat (PP) ISNU, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, M.Si., M.Hum (Prof. Kamaruddin), yang dalam arahannya mendorong seluruh kader ISNU untuk mengambil peran aktif dan nyata dalam pembangunan nasional.

Dalam sesi diskusi dan koordinasi, mencuat gagasan penting mengenai optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki ISNU. Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., selaku Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara Pengurus Cabang (PC) dengan perguruan tinggi setempat.

“Mengingat banyak pimpinan dan dosen perguruan tinggi merupakan pengurus ISNU, maka seyogyanya program-program ISNU dapat terintegrasi menjadi bagian dari pengembangan kampus. PC ISNU harus menjadi inisiator kerjasama, terutama dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di daerah masing-masing,” ujar Dr. Adip.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua PW ISNU Jatim, Prof. Dr. Muhammad Yasin, mengingatkan agar pengurus lebih proaktif dalam menjaring program-program strategis, termasuk membangun komunikasi dengan para pemangku kebijakan di DPRD. Beliau juga menekankan pentingnya menyusun program kerja yang membumi.

“Program kegiatan ISNU ke depan sebaiknya bersifat realistis dan tidak terlalu muluk-muluk. Fokus utama kita adalah pada realisasi yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dan organisasi,” tegas Prof. Yasin.

Muskerwil III ini dihadiri oleh perwakilan dari PC ISNU se-Jawa Timur, yang terdiri dari unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara. Tidak lupa Pengurus Cabang (PC) ISNU Pasuruan ikut jadi bagian dalam muayawarah tersebut. Pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategis yang akan memperkuat posisi ISNU sebagai wadah para sarjana dan intelektual NU dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Melalui kegiatan ini, ISNU Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak transformasi digital dan literasi di lingkungan pendidikan serta pemerintahan daerah.

Bagikan artikel ini ke :