ISNU Pasuruan Proaktif Jalin Kolaborasi Lintas Daerah dalam TURBA ISNU Jatim

ISNU Pasuruan Proaktif Jalin Kolaborasi Lintas Daerah dalam TURBA ISNU Jatim


Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan menunjukkan langkah proaktif dalam memperkuat jaringan dan potensi kerjasama antar wilayah. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pengurus inti PC ISNU Kabupaten Pasuruan dalam acara Turun ke Bawah (TURBA) yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah (PW) ISNU Jawa Timur (Jatim) di kantor PCNU Kota Pasuruan pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Kehadiran PC ISNU Kabupaten Pasuruan yang diwakili oleh ketua, sekretaris, bendahara, serta beberapa pengurus harian ini merupakan respons positif terhadap undangan PW ISNU Jatim. Lebih dari sekadar menghadiri, momen ini dimanfaatkan secara strategis oleh PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk menjajaki peluang kolaborasi yang lebih luas dengan PC ISNU dari wilayah Malang Raya.

Wilayah Malang Raya sendiri dalam konteks ini mencakup beberapa PC ISNU dari berbagai tingkatan administrasi dan lingkup pendidikan. Selain tuan rumah PC ISNU Kota Pasuruan dan PC ISNU Kabupaten Pasuruan, turut hadir pula perwakilan dari PC ISNU Kota Malang, PC ISNU Kabupaten Malang, PC ISNU Kota Blitar, PC ISNU Kabupaten Blitar, PC ISNU Kabupaten Lumajang, serta dua PC Khusus dari perguruan tinggi ternama di Malang, yaitu Universitas Brawijaya dan Universitas Islam Malang (UNISMA).

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, mengungkapkan bahwa partisipasi aktif dalam TURBA ini memiliki agenda ganda yang sama-sama penting. Selain untuk meningkatkan koordinasi yang solid antar pengurus cabang di wilayah yang berdekatan, forum ini juga menjadi platform yang tepat bagi PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk mempresentasikan berbagai program dan capaian kinerja organisasi kepada para kolega dari daerah lain.

“Dalam acara tersebut sekaligus kita manfaatkan untuk mensosialisasikan kinerja PC ISNU Kabupaten Pasuruan di hadapan para pengurus PC ISNU Kabupaten dan Kota yang lain,” ujar Dr. Ahmad Adip Muhdi, menegaskan komitmen untuk berbagi pengalaman dan membangun sinergi yang konstruktif.

Senada dengan ketua, Sekretaris PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Sofiyulloh, turut menyampaikan bahwa berbagai informasi terkait kinerja dan program unggulan PC ISNU Kabupaten Pasuruan telah terdokumentasi dan dapat diakses secara luas melalui berbagai platform digital. Langkah ini menunjukkan transparansi dan keterbukaan organisasi dalam menyampaikan informasi kepada publik dan para pemangku kepentingan.

“Kinerja PC ISNU Kabupaten Pasuruan sudah terpublikasi di website PC ISNU Kabupaten Pasuruan, website PCNU Kab Pasuruan, website PWNU Jatim dan yang lainnya,” terang Sofiyulloh, menggarisbawahi pemanfaatan media digital sebagai sarana efektif untuk diseminasi informasi.

Inisiatif PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk aktif menjalin komunikasi dan membuka peluang kerjasama dengan PC ISNU se-Malang Raya ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi pengembangan organisasi di tingkat cabang. Kolaborasi lintas daerah diyakini akan memperkaya ide, memperkuat program, dan pada akhirnya meningkatkan kontribusi ISNU bagi Nahdlatul Ulama, umat, dan bangsa secara keseluruhan.

TURBA ISNU Jatim di Pasuruan ini menjadi momentum penting yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar pengurus, tetapi juga membuka cakrawala kerjasama yang lebih luas. Semangat proaktif yang ditunjukkan oleh PC ISNU Kabupaten Pasuruan patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi PC ISNU di daerah lain untuk terus bergerak maju dan membangun sinergi yang kuat.

Eratkan Silaturahmi, ISNU Kab. Pasuruan Bahas Program Pemberdayaan hingga Penerbitan E-Jurnal

Eratkan Silaturahmi, ISNU Kab. Pasuruan Bahas Program Pemberdayaan hingga Penerbitan E-Jurnal

Suasana penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bihalal yang digelar oleh pengurus cabang dan pengurus anak cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) se-Pasuruan Raya pada Jumat pagi di kediaman Dr. Ahmad Adip di Wonojati, Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus sekaligus merumuskan program-program strategis ke depan.

Acara yang ditandai dengan pemotongan dua tumpeng sebagai simbol keberkahan organisasi ini juga diisi dengan pemberian sarung kepada anggota ISNU yang rencananya akan digunakan sebagai seragam dan untuk sholat berjamaah. Di tengah kesibukan masing-masing, para sarjana dari berbagai disiplin ilmu ini tampak antusias memadukan visi dan misi ISNU.

Berbagai usulan program muncul dalam forum tersebut. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pentingnya ISNU memberikan edukasi kewirausahaan agar para sarjana NU dapat lebih berdaya secara ekonomi. Selain itu, ide untuk menulis buku dan menerbitkan jurnal elektronik (e-jurnal) juga mendapat sambutan positif sebagai upaya untuk meningkatkan literasi dan publikasi ilmiah di kalangan ISNU.

Untuk merealisasikan program-program ambisius tersebut, kerja sama dengan pihak ketiga menjadi salah satu fokus pembahasan. Potensi sinergi dengan perusahaan pengalengan ikan di wilayah Pasuruan dinilai strategis, terutama dalam hal dukungan logistik dan distribusi produk yang mungkin dihasilkan dari program kewirausahaan.

Ketua ISNU Pasuruan Raya, Gus Ahmad Adip, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, seraya memohon maaf lahir dan batin. Beliau juga menggarisbawahi tiga makna penting Halal Bihalal bagi ISNU. Pertama, sebagai warisan budaya luhur ulama Nusantara yang harus dijaga dan dilestarikan karena nilai religi dan sosialnya.

Kedua, sebagai wadah koordinasi, sinkronisasi, dan konsolidasi internal pengurus untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ketiga, sebagai momentum untuk mengembangkan aspek sosial melalui tradisi memberi dan berbagi.

Dalam kesempatan tersebut, tiga program jangka pendek juga disepakati untuk segera direalisasikan, yaitu: Menjalin silaturahmi dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan melalui audiensi dengan Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Memperkuat soliditas internal pengurus ISNU melalui kegiatan Turun ke Bawah (TURBA) ke seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) ISNU se-Kabupaten Pasuruan. Mengeksplorasi potensi kerja sama dengan pihak eksternal atau organisasi lain untuk menyelenggarakan kegiatan yang produktif dan memberikan dampak positif jangka panjang.

Acara Halal Bihalal ini diharapkan menjadi momentum awal yang baik bagi ISNU Pasuruan Raya untuk terus bergerak maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

ISNU Kabupaten Pasuruan Sambut Safari Ramadhan Menteri ESDM, Soroti Kebijakan Energi dan Keadilan Distribusi

ISNU Kabupaten Pasuruan Sambut Safari Ramadhan Menteri ESDM, Soroti Kebijakan Energi dan Keadilan Distribusi

Dalam rangka Safari Ramadhan 1446 H, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama rombongan mengunjungi Ma’had Dalwa Bangil pada Jumat siang, 14 Maret 2025. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk berdialog tentang kebijakan energi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Bahlil memaparkan berbagai kebijakan pemerintah di sektor energi kepada para ustadz dan santri. Pemaparan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang arah kebijakan energi Indonesia.

PC ISNU Kabupaten Pasuruan, sebagai representasi kaum cendekiawan di wilayah tersebut, turut menyambut baik kunjungan ini. ISNU melihat ini sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi pemikiran terkait kebijakan energi dan pengembangan sumber daya manusia.

Salah satu isu yang menjadi perhatian utama PC ISNU adalah masalah distribusi tabung gas elpiji yang dinilai belum merata. Mereka menyoroti adanya dugaan monopoli oleh segelintir pihak, yang menyebabkan harga elpiji menjadi mahal dan memberatkan masyarakat.

Selain itu, isu-isu aktual seperti dugaan pengoplosan Pertamax oleh Pertamina dan permasalahan korupsi ukuran minyak goreng juga menjadi sorotan. PC ISNU Kabupaten Pasuruan memandang isu-isu ini sebagai masalah serius yang perlu segera ditangani.

Dr. Fauzi Hamzah, Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus pimpinan ISNU, menyatakan bahwa kebijakan pemerintah di bidang energi saat ini belum banyak memberikan manfaat bagi umat Islam, khususnya organisasi masyarakat (ormas) Islam dan pondok pesantren.

Oleh karena itu, PC ISNU Kabupaten Pasuruan mendorong agar kebijakan energi dapat lebih inklusif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat Islam. Mereka berharap adanya langkah-langkah konkret untuk mewujudkan hal ini.

Dalam konteks ini, penting untuk mempertimbangkan peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang energi. Keterlibatan pesantren dalam program-program energi dapat memberikan dampak positif yang signifikan.

Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya energi juga menjadi hal yang krusial. Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan energi dijalankan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik.

Diharapkan, melalui dialog dan kerjasama antara pemerintah, ormas Islam, dan berbagai pihak terkait, kebijakan energi Indonesia dapat semakin adil, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat.

Selain isu-isu di atas, PC ISNU Kabupaten Pasuruan juga menyoroti pentingnya pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai alternatif energi yang lebih ramah lingkungan.

PC ISNU juga mendorong adanya pemberdayaan ekonomi umat melalui program-program yang terkait dengan sektor energi, seperti pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang energi.

Pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan, dan organisasi masyarakat seperti Nahdatul Ulama, dalam merealisasikan program program yang bertujuan untuk kemaslahatan umat.

Safari Ramadhan Berbuah Gagasan: ISNU Pasuruan Dorong Pengembangan Organisasi Melalui Kolaborasi Strategis

Safari Ramadhan Berbuah Gagasan: ISNU Pasuruan Dorong Pengembangan Organisasi Melalui Kolaborasi Strategis


Pasuruan, 11 Maret 2025 – Semangat kebersamaan dan produktivitas mewarnai bulan suci Ramadhan 1446 H di Pasuruan. Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan memanfaatkan momen Safari Ramadhan untuk memperkuat silaturahmi internal dan menggagas pengembangan organisasi yang lebih strategis.

Dr. Fauzi Hamzah, dalam rapat internal yang digelar setelah Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Taufiqurrahman, Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, menekankan pentingnya ISNU untuk fokus pada pengembangan organisasi. Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, terutama pengembang perumahan di Kabupaten Pasuruan.

“Kita perlu memperluas jaringan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan organisasi ini,” ujar Dr. Fauzi.

Gagasan ini mendapat sambutan positif dari P Ikhsan Khabibi, pemilik perumahan Mutiara Garden Kota Pasuruan, yang hadir dalam rapat tersebut. Ia menyambut baik ide kolaborasi hunian dan pendidikan pesantren.

“Konsep perumahan ramah lingkungan pendidikan dan perumahan plus pesantren modern sangat menarik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ungkap Ikhsan.

Lebih lanjut, Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa selama tahun 2024, organisasi ini telah berhasil merealisasikan 25 kegiatan, atau rata-rata 2 kegiatan setiap bulannya. Untuk tahun 2025, ISNU telah mencanangkan 3 program unggulan, salah satunya adalah pengembangan organisasi yang kini menjadi fokus utama.

Acara silaturahmi internal ini menjadi bukti nyata komitmen ISNU Kabupaten Pasuruan untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

ISNU Pasuruan Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Website Melalui Workshop

ISNU Pasuruan Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Website Melalui Workshop

Surabaya – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengirimkan tiga delegasi untuk mengikuti Workshop Pengelolaan Website yang diselenggarakan oleh PW ISNU Jatim berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur pada Selasa, (18/02/2025).

Delegasi PC ISNU Pasuruan yang hadir dalam workshop tersebut antara lain Subari, Sofiyulloh, dan Faisol. Workshop ini diikuti oleh sekitar 85 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola website sebagai sarana publikasi dan penyebaran informasi yang efektif. Para peserta mendapatkan materi tentang strategi pengelolaan konten, keamanan website, serta teknik optimasi agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

Ketua ISNU Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan jangkauan syiar Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal jama’ah.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota ISNU dalam mengelola informasi organisasi secara profesional. Dengan website yang dikelola dengan baik, ISNU nantinya dapat lebih maksimal dalam menyebarluaskan program-program dan kegiatannya kepada masyarakat,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa workshop ini mampu memperkuat nilai syiar, khususnya dari kalangan para cendekiawan NU. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pelatihan berikutnya dalam menunjang kapasitas anggota ISNU Jatim agar semakin cerdas digital.

Sementara itu, Lingga Aditya selaku narasumber Workshop menjelaskan bahwa website yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber informasi yang terpercaya dan membantu organisasi dalam membangun citra yang positif.

“Website bukan hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang efektif dalam membangun interaksi dengan masyarakat,” katanya.

Workshop ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi ISNU Pasuruan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan website mereka, sehingga informasi yang disampaikan dapat lebih mudah diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi saya mengenai penggunaan website, dan lebih sadar mengenai cyber security serta ilmu yang didapat bisa diaplikasikan dengan baik untuk kepentingan ISNU dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan skala yang lebih luas,” pungkas salah satu peserta dari ISNU Pasuruan.