PJ Bupati Pasuruan Ajak ISNU dan Perguruan Tinggi Berkolaborasi Secara Lebih Permanen

PJ Bupati Pasuruan Ajak ISNU dan Perguruan Tinggi Berkolaborasi Secara Lebih Permanen

Bertempat di Gedung Maslahat di komplek perkantoran Pemda kabupaten Pasuruan jl. Raya Raci Bangil, Ikatan Doktor Pasuruan Raya (IDPR), ISNU Kabupaten Pasuruan, dan Pimpinan perguruan tinggi se kota dan kabupaten Pasuruan berkumpul dalam rangka silaturahmi ke PJ Bupati Pasuruan dan Dinas terkait.

Acara yang digelar pada siang hingga sore hari tadi dihadiri oleh tujuh pimpinan perguruan tinggi swasta, para pengurus PC ISNU Kabupaten Pasuruan dan para akademisi yang tujuannya ingin menjalin hubungan kerjasama yang lebih konkret dan permanen.

Dalam sambutannya ketua IDPR yaitu Dr. H. M. Nasir mengatakan bahwa rencana pertemuan semacam ini sudah lama digagas, namun karena suatu hal baru terealisasi hari ini. Harapannya para akademisi yang tergabung dalam forum IDPR ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya atas nama Bupati Pasuruan, Dr. H. Andrianto mengatakan: “Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan sangat terbuka terhadap semua gagasan yang disampaikan masyarakat khususnya para sarjana dan akademisi. Bahkan kalau perlu diformat suatu model kolaborasi yang lebih permanen dan jangka panjang”.

Tentu saja pernyataan tersebut memberikan angin segar bagi PC ISNU Kabupaten Pasuruan untuk menjalankan program-programnya ke depan. Dr. Ahmad Adip Muhdi selaku ketua ISNU Kabupaten Pasuruan menyatakan siap bahkan sudah membawa draft MoU nya.

Hanya saja karena waktu yang terbatas, penandatanganan MoU kerjasama ISNU dengan pemerintah daerah tidak bisa dilakukan. Saran dari Dr. Khoirul Huda selaku sekretaris IDPR dan sekaligus pembantu rektor III universitas Yudharta, penandatanganan MoU tersebut akan diagendakan lagi pada waktu yang akan datang.

PPH ISNU Pasuruan Dapat Penghargaan dari LSH ISNU Jatim

PPH ISNU Pasuruan Dapat Penghargaan dari LSH ISNU Jatim

Lembaga Solusi Halal (LSH) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi di Hotel Suite Kota Surabaya (12 Mei 2024).

Yang menarik dari kegiatan tersebut adalah diujung acara tersebut diberikan beberapa penghargaan (reward) kepada para pendamping PPH (Proses Produksi Halal) yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Mewakili ISNU Kabupaten Pasuruan hadir di lokasi tersebut Ustadz Dr. Ahmad Adip Muhdi, Ismail dan Sofiyulloh. Dan dalam kesempatan tersebut menyaksikan secara langsung dua orang pendamping PPH dari kabupaten Pasuruan sedang menerima reward dari direktur LSH ISNU Jatim Dr. dr. Hj. Nur Chusnul yaitu H. Choiron dari kecamatan Gondangwetan dan Subari dari kecamatan Kraton.

Sebagai instruktur Pendamping PPH, Dr. Ahmad Adip Muhdi juga berkesempatan memberikan secara langsung reward kepada pendamping PPH. “Sebagai ketua ISNU Kabupaten Pasuruan, saya sangat bangga dan senang mendengar kabar ada kader ISNU Kabupaten Pasuruan yang berhasil meraih penghargaan”.

Sofiyulloh selaku sekretaris ISNU Kabupaten Pasuruan juga menambahkan bahwa “Pendampingan PPH di kabupaten Pasuruan perlu ditingkatkan lagi kinerjanya. Kalau perlu dirubah cara kerjanya tidak lagi individual tapi kolektif kolegial sehingga hasilnya lebih masif dan maksimal.”

ISNU Pasuruan Dukung Penuh Dibangunnya Kantor PW ISNU Jatim

ISNU Pasuruan Dukung Penuh Dibangunnya Kantor PW ISNU Jatim

Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I selaku ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan kesiapannya untuk mendukung terwujudnya kantor ISNU Jatim yang bersifat permanen, karena kantor yang selama ini dimiliki sifatnya pinjaman dari seseorang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ustadz Adip ketika mengikuti rapat terbatas pengurus harian PW ISNU Jatim bersama perwakilan dari PC ISNU Kabupaten Kota terdekat, Kamis, 9 Mei 2024. Dinamika organisasi dijajaran pengurus pimpinan wilayah (PW) ikatan sarjana Nahdlatul ulama (ISNU) Jawa Timur sangat luar biasa. Baik dalam konteks pengembangan SDM maupun sarana dan prasarana pendukungnya.

Menurut Mas Muhammad Dawud sekretaris ISNU Jatim, “Rapat tersebut spesifik membahas rencana pengadaan kantor ISNU Jatim yang bersifat permanen, karena selama ini sifatnya pinjaman dari seseorang.” Pengurus ISNU Jatim bersama PC ISNU Kabupaten kota se provinsi Jawa Timur perlu melakukan kerja sama untuk menguatkan peran dan eksistensi masing-masing, sehingga bisa maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat Nahdliyyin.

Salah-satunya dengan memiliki kantor yang permanen yang sekiranya efektif dan efisien dalam mendukung kerja organisasi. “Mari kita urunan untuk membeli kantor ISNU Jatim sebesar Rp 1,8 Miliar, insyaallah dengan semangat khidmat kepada Nahdlatul Ulama semua sumbangan tersebut akan sangat berguna dalam jangka panjang”. Ujar Prof. Ma’ud selaku Ketua PW ISNU Jatim dalam sambutannya.

Dalam rapat terbatas tersebut diumumkan oleh ketua ISNU Jatim bahwa ISNU Jatim terpilih sebagai pemenang lelang pembelian sebuah rumah yang berlokasi di Gayungsari kota Surabaya. Yang sebelumnya sudah ditempati sebagai kantor ISNU Jatim atas dasar pinjaman dari pemiliknya.

Karena suatu hal rumah tersebut disita bank dan dilelang dengan nilai jual Rp 1,8 Miliar. ISNU Jatim bersepakat untuk membeli rumah tersebut dengan cara menggalang iuran dari pengurus dan simpatisan. Termasuk di dalamnya PC ISNU Kabupaten Pasuruan juga diajak untuk ikut serta di dalamnya.

Dr. Ahmad Adip Muhdi selaku ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan yang ikut hadir dalam acara tersebut menyatakan kesiapannya untuk mendukung terwujudnya program ISNU Jatim tersebut. Didukung ustadz Ismail dan Slamet Sugianto, ISNU kabupaten Pasuruan akan segera melakukan konsolidasi organisasi guna tercapainya keinginan tersebut.

Halal Bihalal ISNU Pasuruan, Siap Sinergi Perkuat Riset dan Publikasi

Halal Bihalal ISNU Pasuruan, Siap Sinergi Perkuat Riset dan Publikasi

Gondangwetan – Jumat, 3 Mei 2024 menjadi gelaran pertemuan silaturahmi Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan. Pertemuan yang dibingkai dalam frame Halal Bihalal dan RAKORCAB ini hadir oleh seluruh anggota pengurus PC ISNU Kabupaten Pasuruan. Baik jajaran pengurus harian maupun divisi dan seluruh keanggotaannya, dan juga dihadiri oleh perwakilan masing-masing PAC ISNU setiap kecamatan.

Halal Bihalal dan Koordinasi tersebut bertujuan untuk merumuskan arah perjuangan dan garis pergerakan PC ISNU Kabupaten Pasuruan sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang berisi para pemikir, sarjana dan akademisi sehingga organisasi ini memiliki distingsi dan diferensiasi dibanding badan otonom NU yang lain.

Dalam kata sambutannya, ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I mengatakan bahwa ISNU kabupaten Pasuruan terus berkomitmen untuk menjaga tradisi keagamaan di Indonesia yang sudah berlangsung sejak awal kemerdekaan RI yang berupa HBH (Halal Bihalal).

Dalam kesempatan tersebut para pengurus PC ISNU Kabupaten Pasuruan menyepakati dua agenda kegiatan yaitu menyelenggarakan Seminar dan rembuk pilkada kabupaten Pasuruan 2024. Yang kedua penerbitan e-jurnal riset ilmiah yang rencananya akan kerjasama dengan LP Ma’arif kabupaten Malang.

Program Penerbitan e-jurnal tersebut merupakan pengembangan dari program unggulan ISNU kabupaten Pasuruan sebelumnya yaitu penerbitan buku karya sarjana NU. Sejauh ini ISNU Kabupaten Pasuruan telah menerbitkan lebih dari 15 judul buku.

Doktor Adip menambahkan bahwa PC ISNU Kabupaten Pasuruan berkomitmen dalam mengembangkan model riset yang relevan, inovatif dan produktif bagi kepentingan masyarakat, dunia usaha dan dunia industri utamanya di lingkungan Nahdlatul Ulama dan masyarakat luas pada umumnya.

Pentingnya ISNU mengambil langkah tersebut dikarenakan program tersebut merupakan program unggulan PC ISNU Kabupaten Pasuruan. Disamping menjadi bentuk upaya kontribusi nyata PC ISNU Kabupaten Pasuruan sebagai pendorong utama (Prime Mover) kebangkitan Nahdlatul Ulama di abad kedua, juga diharapkan menjadi sumbangsih para pemikir, akademisi dan sarjana Nahdlatul Ulama pada masyarakat luas.

Semoga Upaya literasi dan pengarusutamaan hilirisasi riset dan publikasi yang menjadi program kerja prioritas PC ISNU Kabupaten Pasuruan tersebut dapat terlaksana dan menjadi rujukan ilmiah serta berkontribusi signifikan dalam memberikan masukan dan pertimbangan bagi pengambilan kebijakan baik di lingkungan internal Nahdlatul Ulama khususnya, masyarakat luas pada umumnya serta bagi stake holder dan pemerintah sebagai pemegang kebijakan.

Ramaikan Peresmian Mushola, ISNU Pasuruan Peduli Persoalan Sosial dan keagamaan

Ramaikan Peresmian Mushola, ISNU Pasuruan Peduli Persoalan Sosial dan keagamaan

Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan ikut serta dalam meramaikan acara peresmian Mushola Gus Dur. Peresmian Mushola disambut antusias oleh warga Dusun Dsn Tumpuk Ds Wonosari Kec Gondangwetan pada Selasa (20 Februari 2024).

Imam rawatib musholla, Ustadz Muhammad Ismail mengatakan, usai diresmikan semua masyarakat bisa menggunakan musholla untuk beribadah maupun kegiatan lainnya.

“Dengan wasilah dibangunkannya musholla yang dicintai ini, saya harap semua mampu memakmurkannya, merawatnya, dan memajukan dalam aspek ibadah serta sosial dan lain-lainnya,” kata Ustadz Ismail usai melakukan peresmian.

Beliau mengucapkan terima kasih dan rasa bangganya karena telah merealisasikan keinginan warga setempat untuk memiliki rumah ibadah bagi Muslim yang nyaman. Harapannya, Mushola Gus Dur dapat menampung jamaah lebih banyak lagi.

Tampak meriah, kegiatan peresmian Mushola Gus Dur juga bertepatan dengan penutupan pengajian rutin Manaib Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Ditempat yang sama, Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I mengatakan “selain memiliki perhatian pada persoalan persoalan kesarjanaan dan kecendekiawanan, tak lupa juga ISNU menaruh perhatian pada persoalan sosial dan keagamaan sebagaimana yang malam ini kita lakukan”.

Ustadz Adip menyebut, Mushola Gus Dur dapat dimanfaatkan oleh semua umat Islam tidak hanya warga Tumpuk, namun dimanfaatkan oleh para musafir yang sedang berkunjung ke Wonosari.

“Dengan begitu, tujuan pembangunan musholla untuk kemakmuran bisa tercapai,” tambahnya.

Setelah acara peresmian selesai, Anggota ISNU Pasuruan melakukan rapat koordinasi internal di kediaman ustadz Ismail. Diantara anggota yang hadir ustadz Sugiarto, Slamet Sugianto, Sudarmono, Syamsul, dan lainnya.

Dari koordinasi tersebut, ISNU Pasuruan berencana akan bersilaturahmi dan ta’aruf kepada PJ Bupati Pasuruan untuk mendialogkan program-program ISNU dengan pemerintah daerah.

Gandeng 3 Kampus, ISNU Pasuruan Ikut Sukseskan Seminar Internasional di Dalwa

Gandeng 3 Kampus, ISNU Pasuruan Ikut Sukseskan Seminar Internasional di Dalwa

Seminar Internasional yang di gelar oleh Universitar Dalwa Internasional berkooaborqsi dengan IAINU Bangil dan Universitas Yudharta pada Senin, 12 Februari 2024 di Mabna Hubabah Pondok Pesantren Dalwa Putri berlangsung meriah. PC ISNU Kabupaten Pasuruan mengerahkan seluruh sumber dayanya dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ketua panitia Dr. Fauzi Hamzah menyatakan bahwa UII Dalwa Bangil sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Pasuruan yang punya visi dmisi berskala internasional memandang penting untuk mengajak PTS yang lain untuk berkolaborasi dalam rangka memberikan sumbangsih ilmiah kepada masyarakat internasional.

Dalam seminar tersebut UII Dalwa Bangil  menghadirkan dosen tamu dari luar negeri yaitu Syekh Muhammad Shadi Arbash dari Syiria dan Syekh Faisol Mahmoud Adam Ibrahim dari Sudan. Seminar tersebut mengambil tema “Pendidikan Islam berbasis keragaman budaya dalam rangka menyiapkan calon pemimpin yang hebat”.

Sedangkan narasumber ketiga Dr. Minha Makhzuniyah dari IAINU Bangil sekaligus mewakili kader ISNU Pasuruan menyampaikan materi seminarnya dalam bahasa Inggris yang dimana kedua pemateri sebelumnya menggunakan bahasa Arab. Ketiga narasumber sangat memukau para peserta.

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I merasa sangat bersyukur karena kegiatan seminar internasional yang dilaksanakan dilantai empat berlangsung sukses. Beliau berharap gelaran seminar internasional seperti ini perlu ditingkatkan lagi. “Lebih meriah lagi untuk kedepannya bisa menghadirkan narasumber dari Barat, tidak hanya dari Timur Tengah”, ujarnya

Tidak kurang dari 30 pimpinan perguruan tinggi di Jawa Timur turut hadir secara langsung dalam kegiatan seminar tersebut, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan MoU kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Selain itu, kegiatan seminar ini juga diikuti oleh kalangan akademisi dari dalam negeri dan luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam yang mengikuti secara daring.

Perlu diketahui ISNU Pasuruan selalu bergandeng tangan mengajak bersama-sama perguruan tinggi yang ada di Pasuruan. ISNU memandang penting untuk mengajak PTS yang lain dalam rangka memberikan sumbangsih ilmiah kepada masyarakat internasional.