Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan siap meluncurkan tujuh judul buku yang merupakan karya para sarjana dan pendidik lokal di penghujung tahun ini. Peluncuran ini menjadi puncak dari upaya PC ISNU dalam mendorong tradisi literasi dan penulisan di kalangan akademisi dan guru di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Sebelumnya, PC ISNU Kabupaten Pasuruan telah sukses menggelar Workshop Penulisan Buku bersama 70 dewan guru di Pondok Pesantren Assholach Kejeron, Bayeman, Gondangwetan. Workshop ini menjadi momentum penting yang memicu lahirnya karya-karya monumental tersebut.
📚 Daftar Judul dan Penulis yang Diluncurkan
Tujuh buku ini diterbitkan oleh Insan Mulia Publishing bekerja sama dengan PC ISNU Kabupaten Pasuruan dan Yayasan Pondok Pesantren Assholach Kejeron. Judul-judul yang siap dilaunching mencakup berbagai aspek pendidikan Islam dan pengembangan karakter, antara lain:
- Nur Zahiyah, M.Pd.: Pengembangan Nilai-nilai Keagamaan pada Anak Usia Dini
- A. Badaruddin, M.Pd.: Desain Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di Era Digital
- Suci Endarwati, M.Pd.: Inovasi Pembelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam)
- H. M. Choiron, M.Pd.: Shalat Berjamaah dan Kedisiplinan Siswa di Sekolah
- Nur Mufidah, M.Pd.: Pendidikan Karakter Santri
- Lutfil Hakim, M.Pd.: Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Digitalisasi Pendidikan
📣 Harapan Menciptakan Tradisi Positif
Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., menyampaikan harapannya agar upaya penerbitan buku di kalangan pendidik ini dapat menjadi tradisi baru yang positif, khususnya bagi mereka yang telah menyelesaikan studi di jenjang Magister.
“Kita dorong supaya semua yayasan Pendidikan yang ada di Kabupaten Pasuruan ini memiliki good will untuk mengalokasikan sebagian dananya untuk penerbitan buku, sehingga guru-gurunya termotivasi untuk mengembangkan diri,” ujar Dr. Ahmad Adip Muhdi.
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga untuk memotivasi para guru agar terus mengembangkan kompetensi dan berkontribusi melalui karya tulis, menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan keislaman yang produktif.
