Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyelenggarakan NU Award untuk kali kelima. Tahun ini, Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan dapat juara NU Award tingkat Jawa Timur. Itu artinya PC ISNU Pasuruan mampu menyisihkan 38 dari PC ISNU kabupaten / kota se-jawa Timur.
Alhasil di malam yang penuh semarak, Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa menyerahkan piagam penghargaan kepada PC ISNU Kabupaten Pasuruan yang diterimakan oleh Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I selaku ketua ISNU Pasuruan. Penyerahan penghargaan dilaksanakan saat penutupan acara satu Abad NU di Pondok pesantren Lirboyo Kediri.
“Alhamdulillah, saya atas nama seluruh pengurus PC ISNU kabupaten Pasuruan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang sudah menganugerahi nikmat yang luar biasa berupa juara satu sebagai ISNU terbaik di Jatim tahun 2023. Tentunya ini adalah sebuah penghargaan yang sangat istimewa apalagi diserahkan langsung oleh ibu gubernur Jawa Timur dihadapan para pejabat dan para kiyai se-Jawa Timur, semoga mendapat berkahnya” ujar Adip Muhdi yang juga khidmah sebagai ketua Yayasan Pondok Pesantren Assholach Kejeron.
Doktor Adip menambahkan bahwa kemenangan ini merupakan kemenangan kolektif dari semua pengurus yang selama ini sudah all-out berkhidmat kepada ISNU. Berusaha menghidup-hidupkan ISNU.
Keunggulan yang dimiliki oleh PC ISNU kabupaten Pasuruan terletak pada karya nyata yang berupa penerbitan buku karya para sarjana kabupaten Pasuruan. Hal tersebut itu belum dilakukan oleh PC ISNU yang lain. Karena itu, kemenangan tahun ini harus menjadi semangat untuk berkarya dengan lebih baik lagi dan memberikan manfaat yang seluas mungkin kepada komunitas sarjana.
“Dan hebatnya lagi, salah satu ketua PAC ISNU kabupaten Pasuruan yaitu ketua PAC ISNU Sidogiri, juga mendapat juara 1 dalam bidang pengembangan pertanian. Kebetulan beliau dipercaya menjadi ketua LPPNU (Lembaga pengembangan pertanian NU)” ujar Doktor Adip
Sebagai informasi, ada banyak kategori yang berhasil dimenangkan oleh NU Pasuruan. Penghargaan NU Award juga diterima oleh LPNU (Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama), LPPNU (Lembaga Pengembangan Pertanian NU), LTMNU (Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama), Muslimat NU dan Fatayat NU. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian satu abad NU yang diselenggarakan PWNU Jawa Timur.
Empat wisudawan pada wisuda Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Islam (STEBI) Syaikhona Kholil Sidogiri Pasuruan memperoleh penghargaan dari ISNU Kabupaten Pasuruan. Keempat siswa tersebut adalah Tristianing Dwi Lestari, Lailatul Maghfiroh, Mufidah Rahmawati dan Novi Amalia Lazunba. Penghargaan dari ISNU tersebut diserahkan langsung oleh Ketua ISNU Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I didampingi ketua STEBI, H. Chulil Abrori, MM
Menurut Ketua ISNU, Adip Muhdi, pemberian penghargaan ini memang nilainya kecil dibanding prestasi yang mahasiswa raih, tapi setidaknya kami bisa menyampaikan pesan bahwa prestasi apapun dan bagaimanapun kecilnya akan diberikan apresiasi.
Ketua yayasan Syaikhona Kholil Sidogiri KH. Ali Akbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa didirikannya STEBI Sidogiri adalah untuk menyempurnakan ilmu-ilmu pesantren yang sudah dipelajari para santri. “Sudah menjadi komitmen kami untuk bisa mencetak santri-santri yang berkualitas dan berdaya saing, baik tingkat regional maupun internasional”
Hadir pula ketua STEBI, H. Chulil Abrori, MM yang juga memberikan sambutan dalam wisuda ini. Menurutnya untuk menghadapi persaingan saat ini mahasiswa tidak bisa hanya mengandalkan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan nama besar almamater, tetapi juga diimbangi dengan skill atau kompetensi yang mumpuni serta memaksimalkan internal motivation dan internal awareness, sehingga mampu bersaing secara luas baik di masyarakat.
Beberapa upaya yang dilakukan, yakni terus meningkatkan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi dan pondok pesantren, membekali santri dengan sejumlah skill yang diakui, serta mengembangkan program technopreneurship di kalangan santri.
Saat memberikan hadiah kepada wisudawan terbaik, Ketua ISNU mengucapkan selamat kepada STEBI yang kembali meningkatkan produktivitasnya dengan mewisuda beberapa orang alumni baru.
“Saya berharap STEBI dapat meningkatkan kualitas atas kualifikasinya. Baik dalam hal kompetensi dosen, mahasiswa, alumninya, fasilitas pembelajaran, dan akreditasnya. Sehingga partisipasi positif dalam pembangunan sumber daya manusia yang berketerampilan tinggi, profesional dan berakhlakul karimah dapat terus terlaksana dengan baik dan berkelanjutan,” tandas Adip Muhdi.
Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan tahun ini (2023) akan mengikuti ajang PWNU Jatim Award. Sejumlah persiapan dilakukan demi memastikan bahwa keikutsertaannya akan membuahkan hasil yang diharapkan.
Hal tersebut dikatakan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I selaku Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan di hadapan sejumlah pengurus pada kegiatan rapat koordinasi di Hotel Dalwa Bangil, Jumat (20/01/2023).
Menurut Doktor Adip, momen kali ini juga disampaikan hasil partisipasi PC ISNU Kab Pasuruan, dalam mengikuti ajang NU Award. “Saat ini kita telah lolos seleksi dan masuk nominator tiga besar di kategori badan otonom atau Banom ISNU,” kata Adip.
Sementara itu, beliau menjelaskan bahwa tahapan selanjutnya adalah persiapan masuk presentasi di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur besok Sabtu malam. “Jadi mohon doa, kerja sama dan dukungannya dari anggota dan seluruh pengurus cabang,” pintanya.
Dalam rapat tadi juga dilakukan penyelarasan gagasan dan pemikiran dalam rangka merespon pertanyaan dewan penilai. Juga disepakati, tim presentasi yang mewakili ISNU nanti ialah Dr. Ahmad Adip Muhdi, Dr. Fauzi Hamzah, dan Dr. Imaduddin. Diikuti beberapa pengurus harian PC ISNU dan PAC ISNU.
Lebih lanjut Pak Adip mengatakan, isi dari rapat koordinasi juga sebagai sarana sosialisasi beberapa kegiatan, antara lain adalah rencana kegiatan PC ISNU yang akan datang. Dalam catatannya, sejumlah kegiatan yang akan segera diselenggarakan yaitu agenda persiapan Rapat kerja I kerjasama dengan Pemkab Pasuruan.
Pak Adip berharap, momentum rakor ini dapat semakin memperkuat kebersamaan antar pengurus dan anggota ISNU Kabupaten Pasuruan. Pada saat yang sama, dilakukan pembubaran panitia pengukuhan pengurus PC ISNU kabupaten Pasuruan. Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para panitia dan semua jajaran Pengurus PAC ISNU se kabupaten Pasuruan yang sudah ikut mensukseskan acara pengukuhan.
Tim assesor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim Award melakukan kunjungan visitasi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Pembukaan agenda visitasi dipusatkan di Gedung Rektorat lantai tiga ITSNU STAI Salahudin Pasuruan, Ahad (11 Desember 2022).
Ketua tim assesor visitasi kelompok NU Jatim Award, Dewi Winarti mengatakan, tujuan dilakukan NU Award adalah agar organisasi NU tidak dipandang sebelah mata dan dianggap organisasi pinggiran di kalangan masyarakat. (Mokhamad Faisol, nu online Jatim)
“Cara kita membesarkan jamiyah Nahdlatul Ulama bukan hanya menonjolkan anggota yang banyak, namun memaksimalkan potensi kader-kader kita untuk terjun ke masyarakat,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, visitasi dilakukan dalam rangka mencocokkan data yang telah dikirim oleh PCNU Kabupaten Pasuruan dengan fakta di lapangan, sehingga terjadi kesesuaian nilai penetapan nominasi.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin atau Gus Ipong dalam sambutan ifititahnya menyampaikan selamat datang atas kehadiran Tim Visitor, “kami ucapkan ahlan wa sahlan, dan semoga tim visitasi senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, karena padatnya agenda beliau-beliau, saya dengar beliau-beliau ini baru datang dari PCNU Bangil. Semoga bisa tetap berkonsentrasi dalam bertugas,” tutur pengasuh Ponpes Besuk ini.
Ketua PC ISNU Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi dan Sekretasi PC ISNU Pasuruan Sofiyullah, M.Pd dalam pembukaan upacara penyambuatan tim asesor NU Jatim Award Di Gedung Rektorat ITSNU-STAIS Pasuruan
Sementara Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I mengaku ada persiapan khusus yang dilakukan dalam visitasi ini. Selain menyiapkan berkas-berkas dengan segala kegiatan yang pernah dilaksanakan sebelumnya. Pihaknya memamerkan buku publikasi hasil karya ilmiah para sarjana di Kabupaten Pasuruan.
Pak Adip mengaku bersyukur menyambut NU Jatim Award tahun ini, karena ISNU Pasuruan merupakan salah satu dari banom kategori banom ISNU yang lolos ke tahap visitasi, yakni Surabaya, Tulungagung, Nganjuk dan Sidoarjo.
Lebih lanjut, Doktor Adip berharap semua jajaran kepengurusan di semua tingkatan supaya mempersiapkan berkas administrasi sebaik mungkin. Hal itu tidak lain sebagai bentuk khidmat kepada Nahdlatul Ulama.
“Seluruh pengurus ISNU Kabupaten Pasuruan, baik pengurus cabang hingga anak cabang, untuk senantiasa istiqamah dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
Sebagai informasi, ISNU Pasuruan diajang ini merupakan wakil dari PCNU Kabupaten Pasuruan yang lolos tahap visitasi untuk kategori badan otonom.
Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan terpilih jadi nominasi PWNU Jatim Award 2022. ISNU Pasuruan pun akan dilakukan visitasi bersama kompetitor lainnya di kategori banom ISNU, yakni Surabaya, Tulungagung, Nganjuk dan Sidoarjo.
Ketua PC ISNU Kab Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I mengatakan, salah satu kriteria khusus di Pimpinan Wilayah (PW) ISNU Jatim dalam menentukan nominasi di ajang NU Jatim Award adalah keaktifan organisasi dan program kerja.
“Dari segi program kerja, ISNU Pasuruan mempunyai program unggulan mempublikasikan karya ilmiah sarjana yang ada di Pasuruan. PC ISNU Kab. Pasuruan menjadi satu-satunya cabang ISNU di wilayah Jatim yang memiliki kelebihan dalam hal penerbitan buku karya para sarjana kabupaten Pasuruan, yang itu belum dilakukan oleh yang lain.” katanya.
Dirinya menjelaskan, di tahap selanjutnya akan dilakukan visitasi atau penilaian kriteria kelayakan dengan menunjukkan berbagai bukti fisik. Pihaknya mengaku cukup siap menghadapi visitasi tersebut dan telah membentuk tim persiapan visitasi untuk mengumpulkan kelengkapan yang dibutuhkan selama penilaian.
“PC ISNU Pasuruan sendiri visitasi penilaiannya akan dilaksanakan pada Ahad, (11/12/2022) mendatang. Sebelumnya, kami telah mengumpulkan bukti fisik yang dibutuhkan dalam instrumen penilaian,” ungkapnya.
Doktor yang juga berhidmat di Pondok Pesantren Assholach itu menyampaikan, saat ini ISNU Pasuruan sedang fokus pada penguatan program kerja di tingkat anak cabang. Dengan ini diharapkan ISNU semakin mengakar berhidmah pada masyarakat.
Ia menambahkan, ISNU juga bekerja sama dengan berbagai pihak. Hal ini dilakukan guna peningkatan kompetensi sarjana NU dalam berhidmad di berbagai bidang.
“Semoga kita menjadi salah satu penerima award tahun ini. Sehingga bisa menjadi motivasi bagi kita untuk semakin bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Pasuruan,” pungkasnya.