oleh Mokhamad Faisol | Rabu, 14 Desember 2022 | Kabar Berita
Saiful Bakhri, Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan terpilih menjadi dosen pengabdian masyarakat internasional perbankan syariah di Kolej Universitas Islam Antarabangsa Selangor, Malaysia.
“Pengabdian masyarakat internasional ini dilakukan untuk membentuk komunitas yang sesuai keahlian dosen dan mahasiswa yang nantinya bisa menjadi sarana untuk integrasi antar mahasiswa dan dosen secara internasional,” katanya, Rabu (14/12/2022).
Sekertaris Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia tersebut mengungkapkan, tujuan melakukan pengabdian masyarakat internasional adalah menjalin relasi internasional antara perguruan tinggi di Malaysia dan perguruan tinggi negeri dan swasta Indonesia di antaranya Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin (STAIS) Pasuruan.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk membandingkan sistem penjaminan mutu internal di perguruan tinggi baik terhadap keberadaan dokumen yang meliputi kebijakan mutu, manual mutu, dan standar mutu, maupun terhadap implementasi dan evaluasinya,” ujar Kaprodi Perbankan Syariah STAIS Pasuruan tersebut.
Lebih lanjut, anggota Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan berharap, lewat kegiatan ini perguruan tinggi di Indonesia bisa mempelajari dan menerapkan sistem pembelajaran yang dapat diadopsi dari Malaysia.
“Banyak yang dipelajari Malaysia tentang berbagai hal terkait kerja sama dalam negeri maupun luar negeri. Semoga kami bisa mengimplementasikan, sehingga kerja sama ini lebih maju ke depannya,” harapnya.
oleh Mokhamad Faisol | Senin, 12 Desember 2022 | Buku, Kabar Berita
Dalam rangka mengoptimalkan ruh organisasi dan tata kelola internal. Tim Assesor Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur melakukan Visitasi PWNU Jatim Award 2022, kepada Pengurus Cabang (PC) ISNU Kabupaten Pasuruan di kantor Kesekretariatan PC ISNU setempat, Ahad (11-12-2022).
Ahmad Adib Muhdi selaku ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan mengatakan, persiapan puncak dalam rangka menyambut NU Jatim Award tahun 2022 adalah menerbitan buku profil ISNU Kabupaten Pasuruan.
“Penerbitan buku ini dilatari oleh perlunya ISNU untuk dapat mengenalkan organisasi berbasis profesi kepada para sarjana yang ada di Pasuruan agar mau bergabung ke ISNU,”ujarnya.
Menurutnya buku profil ini adalah gambaran tentang organisasi ISNU Kabupaten Pasuruan yang sudah dilakukan bukan diprogramkan sebagai mana yang termaktub dalam visi dan misinya.
“Jadi profil ringkas berisi realitas-realitas bukan identitas yang umumnya dimiliki para sarjana, maka untuk mendukung dan membuktikan yang di susun dalam profil ini adalah realitas maka didalamnya kami sertakan dokumentasi kegiatannya,” ujarnya.
Lebih lanjut Ketua Yayasan Pondok Pesantren Assolchah Kejeron Pasuruan tersebut mengatakan, profil ringkas PC ISNU Kabupaten Pasuruan tidak lengkap karena terbatas pada dua periode kepengurusan mulai dar 2018-2022 dan 2022-2026 yang akan datang.
“Kepengurusan ISNU yang sebelumnya sudah mengalami dua kali reformasi karena dokumentasi pendukungnya tidak tersedia secara baik,”ujarnya.
Menurutnya salah satu komitmen ISNU Kabupaten Pasuruan dalam berkhidmah adalah menulis buku, artikel dan jurnal hal itu dilakukan karena kami memiliki kelebihan dalam hal penerbitan buku.
“Pada saat pandemi Covid 19 ISNU Kabupaten Pasuruan tetap menerbitkan buku diantaranya buku berjudul ‘Mustafa Kamal, Soekarno dan Abdurahman Wahid bapak pendiri Turki Indonesia, bedah buku karya sarjana NU dan metodologi penulisan,” tutupnya
oleh Mokhamad Faisol | Sabtu, 10 Desember 2022 | Kabar Berita
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan dinyatakan lolos ke tahap visitasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) Award 2022. ISNU Pasuruan menargetkan juara di ajang bergengsi ini dengan cara berkolaborasi dengan Institut Agama Islam (IAI) Dalwa Bangil.
Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adib Muhdi mengatakan, saat ini ISNU Kabupaten Pasuruan sedang mempersiapkan pelaksanaan NU Jatim Award 2022. Berbagai kelengkapan sedang disusun untuk menyempurnakan penilaian nanti.
“Karena kita bekerja sama dengan IAI Dalwa maka akan dibantu oleh program pascasarjana, baik akomodasi maupun tenaga ahli di bidang IT,” ujarnya.
Menurut Dosen ITSNU STAIS Pasuruan tersebut menerangkan, kriteria yang dinilai dalam NU Jatim Award yakni pertama ISNU harus kuat, indikator penilaiannya meliputi aktifitas kepengurusan, kondisi kekuatan kesekretariatan, kepemilikan website, media sosial dan sejumlah nama-nama tokoh yang memiliki reputasi sesuai profesi dan aktivitas anak cabang dan organisasi.
“Kriteria kedua adalah NU harus bermartabat dan penilaian ketiga adalah Jatim sejahtera. Semuanya sedang dipersiapkan ISNU Pasuruan optimis mampu meraih nilai tertinggi melihat dari pemetaan yang sudah dilakukan,” terangnya.
Guru Pondok Pesantren Assolchah Pasuruan tersebut menjelaskan, dari berbagai indikator kinerja organisasi tersebut ISNU Pasuruan bersama IAI Dalwa mencoba mengeksplor dan membuat sistem keaktifan organisasi dan program kerja agar tersusun dan menjadi profil ringkas PC ISNU Kabupaten Pasuruan.
“Ajang ini tidak mudah, jadi kami harus mempersiapkan dengan serius agar target sudah kita canangkan mampu diraih dengan maksimal,” jelasnya kepada NU Online Jatim, Jumat (09/12/2022).
Dirinya menambahkan, untuk meningkatkan kompetensi ISNU akan bekerja sama dengan berbagai pihak agar program di anak cabang bisa lebih fokus, kuat dan solid, sehingga semangat berkhidmah pada masyarakat.
“Semoga kita menjadi salah satu penerima award tahun ini, sehingga kita bisa memotivasi diri kita dan semakin bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Pasuruan,” pungkasnya.
Sementara Wakil Direktur Pascasarja IAI Dalwa, Ahmad Fauzi Hamzah menyambut baik kerja sama antara dua PC ISNU Kabupaten Pasuruan dan IAI Dalwa sebagai hubungan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.
“IAI Dalwa akan menghadirkan dua orang ahli di bidang IT untuk mendukung persiapan ini, diantaranya Muhammad Subkhi dan Muhammad Fahmi Ali Fikri. Tugasnya hanya membantu pengurus menyelesaikan berkas kearsipan PC ISNU Kabupaten Pasuruan yang belum tuntas,” tutupnya.
oleh Mokhamad Faisol | Jumat, 9 Desember 2022 | Buku, Kabar Berita
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan dinyatakan lolos ke tahap visitasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim Award 2022. Adapun program unggulan adalah peningkatan literasi dengan metode karya tulis berbentuk buku karya sarjana NU.
Ahmad Adib Muhdi, Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa ISNU Kabupaten Pasuruan menjadi satu-satunya cabang ISNU di wilayah Jatim yang memiliki kelebihan dalam hal penerbitan buku.
“Buku yang diterbitkan ISNU Kabupaten Pasuruan saat ini ada 11, yang terbaru berjudul Penerimaan KH Ahmad Shidiq dalam Pembaharuan NU,” katanya, Jum’at (09/12/2022).
Menurutnya buku-buku tersebut mudah diakses dimanapun, karena sudah menyebar di hampir seluruh perpustakaan UIN dan PTNU se-Pulau Jawa, serta bisa dibeli secara online di marketplace. Adib mengungkapkan bahwa buku-buku tersebut adalah komitmen ISNU Kabupaten Pasuruan dalam berkhidmah.
“Salah satu komitmen ISNU dalam berkhidmah adalah menulis buku, artikel dan jurnal,” ujar guru Pondok Pesantren Assolchah Pasuruan tersebut.
Lebih lanjut dirinya mengatakan saat ini berbagai kelengkapan sedang disusun untuk menyempurnakan penilaian nanti. Karena banyak dokumen yang harus disiapkan sebagai bahan penilaian tim juri NU Jatim Award.
“Karena tindak lanjut dari visitasi adalah tata organisasi yang baik, arsip surat, program kerja, pencapaian program kerja, pendataan jamaah, asset dan sebagainya, kami sudah menyiapkan hal yang dibutuhkan,” tambahnya.
Sementara, Sekertaris PCNU Kabupaten Pasuruan Saiful Anam Chalim menyempaikan bahwa sejak periode ini ISNU kembali terlihat kiprahnya di masyarakat. Hal itu menjadikan ISNU Kabupaten Pasuruan semakin giat dan bergerak dalam giat di bawah naungan NU.
“Ini merupakan upaya ISNU Kabupaten Pasuruan agar para sarjana aktif menulis serta memajukan NU di wilayah ini,” terangnya.
oleh Mokhamad Faisol | Kamis, 29 September 2022 | Kabar Berita
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, generasi muda saat ini kurang tertarik berpolitik padahal, politik dapat menentukan warna dan arah bangsa Indonesia.
Hal itu diungkapkan pada saat Rapat Koordinasi dan dialog interaktif dengan tema ‘Kiprah Sarjana NU Dalam Kancah Politik Nasional’ di Gedung Anisah Fondation, Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/09/2022).
“Jika anak muda zaman sekarang ditanya setelah lulus SMA, MA bahkan S1 mau kemana, rata rata jawaban mereka menekuni dunia kerja profesional, tidak ada yang menjawab saya ingin terjun ke partai politik,” ujarnya.
Menurutnya, minimnya wawasan tentang ilmu politik membuat anak anak tidak minat dunia politik. Padahal dengan berpolitik kita bisa mewarnai negara ini. Jika kita tidak aktif di dunia politik maka, orang lain yang akan mewarnai negara ini.
“Jika kita yang pro aktif di dunia politik maka kita akan mewarnai negara ini,” imbuhnya.
Di samping itu, dosen Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama ITSNU Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Shalahuddin berharap ISNU bisa pro aktif khususnya untuk progam program beasiswa pascasarjana yang dilakukan pemerintah.
“Jika ISNU pro aktif dalam program program beasiswa pemerintah Insyaallah kita akan mendapatkan ruang untuk melanjutkan belajar,”harapannya.
Sementara Hj Anisa Syakur, Anggota DPR RI mengungkapkan, salah satu kiprah ISNU saat ini adalah mewarnai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan ajaran-ajaran Ahlussunah Wal Jamaa’ah (Aswaja).
“Untuk mewarnai NKRI dengan ajaran Aswaja, ISNU harus terus maju, berjuang dan berkarya agar pemikiran pemikiran sarjana NU bisa diterima oleh masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kader Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pasuruan menegaskan, untuk meningkatkan kualitas kader ISNU harus mampu melanjutkan studinya hingga S3.
“Jika ada anak didik yang ingin melanjutkan kuliah ke S2 atau S3 silahkan didaftarkan, karena saat ini banyak beasiswa pascasarjana dalam negeri maupun luar negeri untuk semua kalangan,” terangnya.